PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan implementasi program strategis Kartu Huma Betang, khususnya pada sektor pendidikan melalui skema sekolah gratis.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa program ini memiliki dua pilar utama, yakni sekolah gratis dan kuliah gratis bagi masyarakat.
Namun, seiring penyesuaian kemampuan keuangan daerah, kebijakan sekolah gratis kini difokuskan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu serta wilayah pedalaman.
“Dari sebelumnya anggaran pendidikan sebesar Rp2,3 triliun, kini menjadi sekitar Rp1,3 triliun, sehingga perlu penyesuaian prioritas,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Kalteng telah menyiapkan skema penyaluran bantuan yang lebih terarah, salah satunya melalui pembukaan rekening siswa di Bank Kalteng agar bantuan dapat diterima langsung oleh penerima.
Selain itu, bantuan juga akan disalurkan dalam bentuk uang saku serta pembelian perlengkapan sekolah yang diatur melalui sistem merchant, guna memastikan penggunaan yang tepat sasaran.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program pendidikan gratis sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (git)
Editor: Logman Susilo









































