PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat koordinasi (rakor) pengawas SMA, SMK, dan SKH Tahun 2026 guna memperkuat kualitas pengawasan pendidikan di daerah, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Berkah Disdik Kalteng, Palangka Raya ini diikuti sebanyak 45 pengawas dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa pengawas memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pendidikan di tengah berbagai tantangan.
“13 Desember itu menjadi momentum bagi saya untuk berpikir bahwa kehadiran saya harus berdampak. Bukan hanya untuk bapak ibu semua yang saya pimpin, tetapi terutama untuk siswa dan siswi kita, juga guru-guru kita,” ujarnya.
Menurutnya, pengawas tidak hanya berfungsi sebagai pengontrol, tetapi juga ikut terlibat dalam perencanaan hingga pelaksanaan kebijakan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Reza juga menyinggung adanya penurunan anggaran pendidikan yang cukup signifikan. Kondisi ini, kata dia, menuntut adanya skala prioritas dalam pengelolaan program pendidikan.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan siswa harus menjadi prioritas utama, disusul peningkatan kesejahteraan dan kapasitas guru sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan.
Selain itu, peningkatan kesejahteraan pengawas melalui tambahan penghasilan pegawai (TPP) diharapkan dapat diimbangi dengan kinerja yang lebih optimal, termasuk kehadiran aktif di lapangan.
Melalui rakor ini, diharapkan para pengawas mampu memperkuat perannya dalam mendukung kemajuan pendidikan serta memastikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda di Kalimantan Tengah. (git)
Editor: Logman Susilo









































