PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Diskominfosantik terus memperkuat sinergi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) guna mendukung pelaksanaan Pemilu yang transparan dan partisipatif.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi sekaligus rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik Kalteng, Palangka Raya, Selasa (27/1/2026).
Sekretaris Diskominfosantik Kalteng, Tuty Sulistyowatie, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat penyebaran informasi publik yang akurat dan edukatif, khususnya terkait kepemiluan.
“Peran Diskominfosantik sangat strategis dalam memastikan informasi yang diterima masyarakat benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kolaborasi dengan Bawaslu perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat agar mampu menyaring informasi, sekaligus menangkal hoaks, disinformasi, hingga ujaran kebencian yang marak di ruang digital.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah, Siti Wahidah, menilai sinergi ini sangat penting dalam mendorong pengawasan partisipatif.
Menurutnya, dukungan Diskominfosantik akan membuat penyebarluasan informasi terkait pengawasan Pemilu, produk hukum, serta edukasi publik menjadi lebih luas dan efektif.
“Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga ikut aktif mengawasi jalannya Pemilu,” katanya.
Melalui kerja sama ini, diharapkan pelaksanaan Pemilu di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih transparan, berkualitas, dan dipercaya masyarakat. (git)
Editor: Logman Susilo









































