Tamiang Layang – Kasus tragis yang menimpa Jamilah (alm), warga Desa Meragut, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, akhirnya menemukan titik terang terkait kondisi kejiwaan pelaku berinisial NR yang merupakan anak kandung korban.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, melalui Kasat Reskrim AKP Adhy Heriyanto, menyampaikan bahwa hasil observasi medis selama 14 hari menunjukkan adanya tanda-tanda gangguan jiwa berat pada pelaku.
“Ada tanda gangguan jiwa. Hari ini juga dibawa ke RSJ Kalawa Atei Palangka Raya,” jelas AKP Adhy Heriyanto melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (25/9/2025).
Sejak ditangkap pada 31 Agustus 2025 lalu, NR menjalani observasi kejiwaan di Rutan Polsek Dusun Timur. Proses ini melibatkan dokter spesialis kejiwaan dari RSUD Tamiang Layang yang melakukan pendampingan secara intensif.
Dikonfirmasi terpisah, Dokter spesialis kejiwaan RSUD Tamiang Layang, dr. Christopher A.P. Purba, Sp.K.J, yang ditugaskan menilai kondisi pelaku, membenarkan bahwa hasil pemeriksaan medis mengindikasikan adanya gangguan jiwa berat.
“Ada gangguan jiwa berat. Karena itu, pelaku perlu menjalani pengobatan minimal sembilan bulan di RSJ Kalawa Atei Palangka Raya. Jika belum ada perbaikan, maka pengobatan tetap dilanjutkan,” tegas dr. Christopher.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Minggu (31/8/2025). Warga Desa Meragut dikejutkan oleh kabar bahwa NR diduga menghabisi nyawa ibunya, Jamilah, menggunakan sebilah parang. Korban mengalami luka sayatan serius di tangan dan kaki hingga kehabisan darah.
Insiden tersebut berlangsung cepat dan nyaris tanpa saksi mata lantaran sebagian besar warga sedang menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di mushola desa.
Setelah kejadian, NR sempat mondar-mandir di sekitar desa sambil membawa parang, membuat warga ketakutan. Tak lama kemudian, pelaku berhasil diamankan polisi tanpa perlawanan. Sementara itu, jenazah korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat. (LG/AK)
Baca juga: Layak Dikunjungi, Wisata Pasuha Pulau Patai Tawarkan Keindahan Alam dan Budaya Berbeda
Baca juga: Polisi Lakukan Observasi Kejiwaan Pelaku Kasus Anak Habisi Ibu Kandung






































