PURUK CAHU – Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, mendorong generasi muda untuk lebih mengenal sekaligus aktif melestarikan adat, seni dan budaya yang menjadi identitas daerah.
Menurut Rumiadi, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan kebudayaan penting untuk memastikan warisan leluhur tetap dikenal dan tidak tergerus perkembangan zaman.
“Generasi muda harus mengenal budaya daerahnya sendiri. Jangan sampai karena perkembangan zaman, kita justru melupakan adat, seni dan tradisi yang menjadi identitas Murung Raya,” ujar Rumiadi, Senin (3/8/2026).
Ia mengatakan, Karnaval Budaya menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengenal keberagaman budaya Murung Raya secara langsung. Kegiatan tersebut juga memungkinkan nilai-nilai budaya diperkenalkan dengan cara yang lebih menarik dan melibatkan masyarakat secara luas.
Rumiadi menilai pelestarian budaya tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah maupun pelaku seni. Dukungan masyarakat, terutama generasi muda, diperlukan agar keberadaan budaya daerah tetap terjaga dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Budaya ini bukan hanya milik pemerintah atau para pelaku seni, tetapi milik kita semua. Karena itu, generasi muda harus ikut mengambil bagian dalam menjaga dan mengembangkannya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang turut ambil bagian dalam Karnaval Budaya. Ribuan peserta dari berbagai unsur memeriahkan kegiatan dengan menampilkan pakaian adat, kesenian serta berbagai kekayaan tradisi daerah.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan budaya lokal masih memiliki tempat yang kuat di tengah kehidupan masyarakat Murung Raya.
“Kita patut bangga melihat antusiasme masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih kuat dan harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Rumiadi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda. Selain menjadi hiburan, kegiatan budaya dinilai dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Murung Raya kepada masyarakat luas.
Ia menambahkan, pelestarian adat dan budaya harus dilakukan secara berkelanjutan agar generasi mendatang tetap memiliki pengetahuan sekaligus rasa bangga terhadap identitas daerahnya. (wan)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n









































