PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Provinsi Kalimantan Tengah masa khidmat 2026–2031.
Penetapan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Kalimantan Tengah yang digelar di Kota Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026).
Dina akan memimpin badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat provinsi tersebut dengan membawa semangat memperkuat peran perempuan dalam pembangunan serta kehidupan sosial masyarakat.
Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Dina. Menurutnya, kepemimpinan baru tersebut menjadi energi positif bagi konsolidasi kader perempuan PKB di seluruh Kalimantan Tengah.
“Terpilihnya Dina Maulidah membawa angin segar dan optimisme baru bagi konsolidasi kader perempuan PKB di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai,” ujar Rahmanto.
Ia menilai pengalaman Dina dalam organisasi perempuan serta kiprahnya sebagai salah satu unsur pimpinan DPRD Murung Raya menjadi modal penting untuk mengembangkan Perempuan Bangsa Kalteng.
Rahmanto berharap kepemimpinan Dina mampu membawa organisasi semakin aktif dalam memperjuangkan aspirasi perempuan sekaligus mendorong program pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Dina Maulidah mengatakan, penguatan kapasitas dan kemandirian kader perempuan menjadi salah satu prioritas dalam kepengurusan Perempuan Bangsa Kalteng periode 2026–2031.
Menurutnya, organisasi harus mampu menghadirkan program yang tidak hanya bersifat internal, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama perempuan di tingkat akar rumput.
“Beberapa program prioritas yang digagas meliputi pengembangan wirausaha bagi kaum perempuan, pelatihan keterampilan praktis, hingga komitmen mengawal ketat aspirasi masyarakat dari tingkat akar rumput,” jelas Dina.
Muswil tersebut turut dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh.
Dina menegaskan, perempuan perlu memiliki kemandirian ekonomi sekaligus ruang untuk berkontribusi melalui karya nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang kuat dan masyarakat yang mandiri.
“Perempuan harus memiliki kapasitas, kemandirian dan keberanian untuk mengambil peran. Kita ingin Perempuan Bangsa hadir melalui program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai langkah awal kepengurusan baru, Dina memastikan konsolidasi internal akan dilakukan mulai dari tingkat wilayah hingga cabang di kabupaten dan kota.
Konsolidasi tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan program pemberdayaan perempuan dapat berjalan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Langkah ini selaras dengan instruksi DPP Perempuan Bangsa untuk terus membangun kekuatan sinergis demi politik kehadiran, di mana partai dan badan otonomnya harus selalu hadir sebagai solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat kecil,” pungkas Dina. (wan)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n









































