TAMIANG LAYANG – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Pematang Karau. Bersama masyarakat dan penyuluh pertanian, personel kepolisian turun langsung melakukan penanaman jagung pipil di Desa Bambulung, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Pematang Karau IPDA Rikardo Hutahaean tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Tidak hanya ikut menanam, Polsek Pematang Karau juga menyerahkan bantuan berupa 10 kilogram bibit jagung pipil dan 500 kilogram pupuk kandang kepada kelompok tani untuk mendukung pengelolaan lahan pertanian seluas satu hektare milik warga setempat.
Kapolsek Pematang Karau, IPDA Rikardo Hutahaean mengatakan, bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Kita mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif sehingga hasil pertanian meningkat dan berdampak pada kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan sinergi antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian dan aparat keamanan. Karena itu, kolaborasi yang terjalin selama ini perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan sektor pertanian yang lebih produktif.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pematang Karau juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait budidaya jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi serta peluang pasar yang menjanjikan.
Hasil panen jagung nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasokan jagung di wilayah Kalimantan Tengah, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah aktivitas pertanian mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Bambulung. Warga menilai dukungan berupa bantuan bibit dan pupuk menjadi motivasi untuk terus mengembangkan lahan pertanian yang dimiliki.
IPDA Rikardo berharap dapat terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan dan perekonomian daerah. (hms)
Editor: Logman Susilo







































