MUARA TEWEH – Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan (FBIMBT) 2026 resmi dibuka Bupati Barito Utara H. Shalahuddin di Muara Teweh, Rabu (24/6/2026). Sebanyak 720 peserta dari sembilan kecamatan turut ambil bagian dalam ajang budaya tahunan yang menjadi sarana pelestarian seni, budaya, dan olahraga tradisional tersebut.
Pembukaan festival berlangsung meriah diawali dengan defile kontingen dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Barito Utara. Bupati H. Shalahuddin kemudian membuka kegiatan secara resmi melalui prosesi pemukulan katambung yang disambut antusias peserta dan masyarakat.
Kemeriahan acara pembukaan semakin terasa dengan digelarnya eksibisi manyipet yang diikuti langsung oleh Bupati H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati serta jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, H. Shalahuddin mengatakan tema “Iya Mulik Bengkang Turan” mengandung makna kebersamaan, persaudaraan, gotong royong, serta semangat masyarakat untuk terus maju tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Menurutnya, festival budaya tersebut memiliki peran penting tidak hanya sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya daerah dan penguatan identitas masyarakat Barito Utara.
“Tema Iya Mulik Bengkang Turan mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan dalam membangun Barito Utara dengan tetap menjaga nilai budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.
Ia menegaskan, generasi muda perlu terus diperkenalkan dengan kekayaan budaya daerah agar mampu memahami, mencintai, dan melestarikan warisan leluhur di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat.
Karena itu, FBIMBT diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi seni budaya, sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas daerah.
Selain itu, festival juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Barito Utara kepada masyarakat yang lebih luas, sehingga dapat mendukung promosi budaya daerah dan sektor pariwisata.
Bupati turut mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang terlibat untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, kebersamaan, serta menjaga semangat persaudaraan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Rangkaian perlombaan dan pertunjukan budaya resmi dimulai sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Barito Utara. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































