TAMIANG LAYANG – Guna menekan kenaikan harga minyak goreng sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok, Perum Bulog bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur melaksanakan pendistribusian MinyakKita di sejumlah pasar tradisional.
Penyaluran dilakukan di Pasar Temanggung Djaya Karti, Tamiang Layang dan Pasar Beringin, Ampah, melalui toko-toko yang telah ditunjuk, khususnya kontributor Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur, Junitariati, melalui Kabid Perdagangan Wachid Sarbani mengatakan, distribusi MinyakKita dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga minyak goreng di masyarakat.
Ia menjelaskan, penyaluran MinyakKita dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 pada Sabtu (7/2/2026) lalu.
“Kegiatan ini bertujuan menekan kenaikan harga minyak goreng serta menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang bulan suci Ramadan 2026,” ujarnya.
Wachid menambahkan, kegiatan distribusi MinyakKita akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasaran.
Berdasarkan informasi dari Perum Bulog, Kabupaten Barito Timur memperoleh alokasi pendistribusian MinyakKita sebanyak 11 truk setiap bulan. Alokasi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga.
“Dengan adanya distribusi rutin ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan barang tetap terjamin,” tambahnya.
Pemerintah daerah bersama Bulog berkomitmen terus melakukan pemantauan distribusi bahan pokok agar stabilitas harga dapat terjaga, khususnya dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. (man)
Editor: Sari Fatimah





































