Tamiang Layang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang secara konsisten melaksanakan program pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (26/1/2026).
Kegiatan rutin ini berlangsung di aula klinik rutan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan literasi dasar dan literasi hukum WBP.
Program pembelajaran calistung tersebut didampingi oleh tiga orang peserta magang bidang pembinaan kepribadian. Kehadiran peserta magang turut menciptakan suasana belajar yang interaktif dan membantu WBP memahami materi literasi dasar secara lebih optimal.
Selama kegiatan berlangsung, pembelajaran juga berada di bawah pengawasan petugas jaga, Adde Kristian Irvink, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menyampaikan bahwa pembekalan kemampuan dasar memiliki peran strategis dalam proses pembinaan WBP. Menurutnya, kemampuan literasi menjadi fondasi penting sebelum WBP mengikuti pelatihan kemandirian yang lebih kompleks.
“Dengan membekali WBP kemampuan logika dan literasi, kami meletakkan fondasi utama bagi pelatihan kemandirian pada tahap selanjutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, program calistung juga merupakan langkah preventif untuk menekan risiko residivisme. Melalui pembinaan berkelanjutan, WBP diharapkan mampu mempersiapkan diri menghadapi proses reintegrasi sosial setelah bebas.
“Pembinaan ini diharapkan dapat membantu WBP kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan, kepercayaan diri, serta kemampuan berkomunikasi yang lebih baik,” pungkasnya. (hms/ak)









































