Tamiang Layang – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Barito Timur, Senin (17/11/2025).
Kegiatan diawali dengan peninjauan ke Sekolah Khusus (SKH) Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, dalam rangka memberi motivasi dan memastikan layanan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus berjalan optimal.
Gubernur Agustiar hadir didampingi unsur Forkopimda Kalimantan Tengah, di antaranya Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Kabinda Kalteng, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kominfo Kalteng.
Rombongan juga langsung disambut oleh Bupati Barito Timur M. Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, Ketua DPRD Nursulistio, Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., Pj Sekda Misnohartaku, dan jajaran kepala perangkat daerah.
Gubernur Agustiar memberikan motivasi kepada para siswa agar terus semangat belajar dan menjaga sikap sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Saya dulu anak petani dan penjual es. Tapi dengan pendidikan, kerja keras, dan tekad, saya bisa menjadi gubernur. Artinya, tidak ada yang mustahil selama kita mau berusaha,” ujar Agustiar di depan siswa dan guru.
Ia juga menegaskan pentingnya menjauhi narkoba, judi, dan perilaku negatif lain yang bisa merusak masa depan. Kepada para guru, Gubernur mengajak untuk terus mendidik dengan penuh kesabaran dan semangat.
Sementara itu, Bupati Barito Timur M. Yamin menyambut baik kunjungan Gubernur dan memaparkan sejumlah program prioritas daerah, seperti ketahanan pangan dengan memaksimalkan irigasi dari Bendungan Karau yang mengairi 6.300 hektare lahan pertanian.
Sekolah Rakyat sebagai solusi pendidikan alternatif di wilayah terpencil. Koperasi Merah Putih yang terbentuk di 100 desa dan 30 kelurahan untuk mendukung ekonomi kerakyatan, serta Beasiswa Kalteng Huma Betang dengan usulan 111 penerima dari Barito Timur.
“Kami berharap dukungan penuh dari Bapak Gubernur untuk mempercepat pelaksanaan program-program ini,” ungkap Yamin.
Seusai agenda di SKH, Gubernur Agustiar menyerahkan bantuan pasar murah. Bantuan disalurkan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat.
Selain itu, dalam rangkaian kegiatan dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan penanaman pohon di area sekolah. (LG/AK)









































