BUNTOK – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Buntok berhasil menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan darurat (emergency maintenance) di Gardu Induk Buntok lebih cepat dari target. Berkat koordinasi yang solid dan pengerjaan yang optimal, pasokan listrik kembali normal pada pukul 12.47 WIB atau sekitar 2 jam 13 menit lebih cepat dari jadwal semula.
Pemeliharaan dilakukan setelah tim inspeksi menemukan adanya titik panas (hotspot) dengan suhu di atas 100 derajat Celsius pada sambungan kabel tanah incoming feeder. Temuan tersebut menjadi indikasi awal adanya potensi gangguan serius yang dapat menyebabkan kerusakan peralatan hingga mengganggu keandalan pasokan listrik apabila tidak segera ditangani.
Demi menjamin keselamatan petugas dan kualitas pekerjaan, PLN sebelumnya melakukan penghentian sementara aliran listrik pada Minggu (2/8) mulai pukul 08.00 WIB. Informasi mengenai pemadaman terencana itu juga telah disampaikan kepada pelanggan sejak sehari sebelumnya agar masyarakat dapat melakukan persiapan.
Di lapangan, tim Gardu Induk bersama Tim Pelayanan Teknik PLN ULP Buntok bergerak cepat melakukan penggantian dan perbaikan sambungan kabel tanah yang mengalami kondisi tidak normal.
Manajer PLN ULP Buntok, Vivin Aprianor, mengatakan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja.
“Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar operasional dan keselamatan kerja dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap serta prosedur kerja pada instalasi tegangan menengah,” ujarnya.
Tak hanya memperbaiki peralatan di gardu induk, PLN juga memanfaatkan waktu pemadaman untuk melakukan pemeliharaan jaringan distribusi secara menyeluruh. Pekerjaan meliputi penggantian sejumlah komponen yang berpotensi mengalami gangguan berdasarkan hasil asesmen teknis, sekaligus pembersihan pohon dan vegetasi yang berisiko menyentuh jaringan listrik.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemeliharaan preventif guna meningkatkan keandalan sistem distribusi, meminimalkan potensi gangguan, serta menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat.
Vivin menegaskan, pemeliharaan darurat ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan layanan kelistrikan yang andal melalui penanganan dini terhadap setiap potensi gangguan.
“Keselamatan kerja dan keandalan pasokan listrik menjadi prioritas utama PLN. Melalui pemeliharaan preventif dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan, kami berupaya memastikan masyarakat memperoleh layanan kelistrikan yang semakin andal. Kami juga mengapresiasi pengertian seluruh pelanggan selama proses pemeliharaan berlangsung,” katanya.
PLN memastikan akan terus melakukan inspeksi berkala, pemeliharaan preventif, serta peningkatan kualitas infrastruktur ketenagalistrikan agar layanan listrik bagi masyarakat semakin aman, andal, dan berkelanjutan. (lla)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n








































