PURUK CAHU – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah Sinode Umum Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) XXV Tahun 2026. Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama seluruh elemen yang terlibat.
Bebie menilai, Sinode Umum GKE XXV bukan hanya menjadi agenda organisasi gerejawi, tetapi juga menjadi bukti bahwa Murung Raya mampu menyelenggarakan kegiatan berskala besar secara tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
“Keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Majelis Sinode, panitia pelaksana, aparat keamanan, para relawan, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung turut menyukseskan pelaksanaan Sinode Umum GKE XXV,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta sinode yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan maupun luar Kalimantan.
Menurutnya, pelaksanaan Sinode Umum GKE XXV tidak hanya menjadi forum persidangan gerejawi, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, menumbuhkan toleransi, serta memperkokoh semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Bebie mengatakan, keramahtamahan masyarakat Murung Raya selama penyelenggaraan kegiatan mencerminkan nilai-nilai falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi sikap saling menghormati, menghargai, dan bergotong royong.
Ia menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada Murung Raya sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus pengakuan atas kesiapan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala regional.
“Momentum ini menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, kekayaan budaya, keramahan masyarakat, serta semangat pembangunan Murung Raya kepada para tamu dari berbagai daerah,” tegasnya.
Bebie berharap keberhasilan penyelenggaraan Sinode Umum GKE XXV tidak berhenti sebagai kesuksesan seremonial semata, tetapi menjadi warisan yang memperkuat semangat pelayanan, persaudaraan, dan kolaborasi antara gereja, pemerintah, serta masyarakat.
Ia meyakini keberhasilan tersebut akan menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Murung Raya sekaligus memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang harmonis, terbuka, dan siap menjadi tuan rumah berbagai agenda strategis di masa mendatang. (wan)
Editor: Sari Fatimah







































