MUARA TEWEH – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, memanfaatkan keikutsertaannya dalam Pameran Kriya dan Wastra Nasional di Makassar untuk menyerap inspirasi dan inovasi guna mendorong pengembangan kerajinan serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Barito Utara.
Pameran yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 itu menghadirkan berbagai produk unggulan dari kabupaten, kota, dan provinsi di seluruh Indonesia.
Maya Savitri mengatakan, pameran tersebut bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang berbagi ide, kreativitas, dan inovasi antardaerah yang dapat diterapkan untuk memajukan produk lokal.
“Melalui pameran ini kami dapat melihat secara langsung hasil karya para perajin dari seluruh Indonesia. Banyak inspirasi dan inovasi yang bisa menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan produk kerajinan dan UMKM di Kabupaten Barito Utara,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, berbagai pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas, nilai tambah, serta daya saing produk-produk unggulan Barito Utara.
Ia berharap produk kerajinan dan UMKM Barito Utara semakin dikenal masyarakat luas serta mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
“Semoga produk-produk unggulan Barito Utara semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang kuat, dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Dukungan kepada para perajin dan pelaku UMKM harus terus ditingkatkan agar mereka dapat terus berkarya, berinovasi, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas daerah,” katanya.
Maya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pameran Kriya dan Wastra Nasional. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Dekranas, TP PKK, pelaku usaha, dan para perajin menjadi kunci dalam memperkuat industri kerajinan nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah di pasar yang lebih luas. (wan)
Editor: Logman Susilo








































