TAMIANG LAYANG – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang terus memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) terkait pencegahan pungutan liar (pungli), transparansi layanan gratis, serta pemanfaatan kotak pengaduan, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang digelar di blok hunian itu dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Junaidi, didampingi Kasubsi Pengelolaan, Komandan Jaga, jajaran petugas pengamanan, serta diikuti seluruh warga binaan.
Dalam arahannya, Junaidi menegaskan seluruh layanan pemasyarakatan di Rutan Tamiang Layang diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Ia juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungli maupun gratifikasi, baik yang melibatkan petugas maupun antarwarga binaan.
“Seluruh layanan pemasyarakatan diberikan secara gratis tanpa pungutan apa pun. Apabila terdapat penyimpangan, manfaatkan kotak pengaduan yang telah disediakan. Mari bersama-sama menjaga integritas demi terciptanya pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan terpercaya,” tegasnya.
Dalam sosialisasi tersebut, warga binaan mendapat penjelasan mengenai larangan pungli dan gratifikasi, layanan kesehatan, layanan kunjungan, hingga pengusulan hak integrasi yang seluruhnya tidak dipungut biaya.
Selain itu, petugas juga mengedukasi warga binaan mengenai fungsi kotak pengaduan sebagai sarana menyampaikan saran, aspirasi, maupun laporan dugaan penyimpangan secara aman dan rahasia.
Kegiatan turut diisi dengan dialog interaktif. Warga binaan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus memperoleh penjelasan terkait mekanisme penyampaian pengaduan dan pelayanan yang berlaku di lingkungan Rutan.
Pihak Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berharap seluruh warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga integritas, menolak segala bentuk pungli dan gratifikasi, serta berperan aktif dalam mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). (hms)
Editor: Sari Fatimah









































