PALANGKA RAYA – Aksi seorang pria yang diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam di kawasan Jalan Haka 21, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kamis (16/7/2026), sempat membuat warga sekitar resah. Beruntung, respons cepat personel Polsek Pahandut berhasil meredam situasi tanpa menimbulkan korban.
Menerima laporan masyarakat, personel piket Polsek Pahandut langsung menuju lokasi. Alih-alih mengedepankan tindakan represif, petugas memilih pendekatan persuasif dan humanis saat berhadapan dengan pria berinisial A (25), yang saat itu berada di dalam rumah bersama keluarganya.
Pendekatan tersebut membuahkan hasil. Pria itu berhasil ditenangkan dan diamankan sehingga situasi kembali kondusif.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, keselamatan masyarakat dan penanganan yang tepat menjadi prioritas dalam peristiwa tersebut.
“Personel kami segera merespons laporan masyarakat, mengamankan situasi, serta membantu keluarga agar penanganan terhadap yang bersangkutan dapat dilakukan dengan baik,” ujarnya.
Dari keterangan keluarga, diketahui pria tersebut memiliki riwayat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kalawa Atei. Berdasarkan informasi itu, petugas menyarankan agar yang bersangkutan kembali mendapatkan penanganan medis.
Tak hanya mengamankan lokasi, personel Polsek Pahandut juga mendampingi keluarga saat membawa pria tersebut ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.
Penanganan yang cepat, terukur, dan mengedepankan sisi kemanusiaan membuat potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Situasi di lokasi pun kembali normal tanpa menimbulkan korban maupun kericuhan.
Kapolsek menegaskan, Polri akan terus mengedepankan langkah-langkah profesional dan humanis dalam setiap penanganan kejadian di tengah masyarakat, termasuk terhadap warga yang memerlukan penanganan medis maupun pendampingan khusus. Menurutnya, pendekatan seperti ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus pelayanan yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan. (hms)
Editor: Sari Fatimah








































