PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Kabik Amaz Jasikha, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 di Desa Olung Soloi, Kecamatan Tanah Siang, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD.
Kabik Amaz mengatakan, reses merupakan salah satu tugas penting anggota legislatif untuk mendengar secara langsung persoalan dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Melalui reses ini kami ingin memastikan aspirasi masyarakat dapat dihimpun secara langsung agar menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah usulan mengemuka, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan sarana dan prasarana air bersih, bantuan peternakan, hingga dukungan terhadap sektor pertanian dan perkebunan.
Dari berbagai usulan tersebut, penguatan sektor perkebunan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa bantuan bibit, sarana produksi, serta program pemberdayaan kelompok tani untuk mengoptimalkan potensi perkebunan di desa.
Menanggapi hal tersebut, Kabik Amaz menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Semua usulan masyarakat akan kami kawal melalui DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan merata dan berkelanjutan.
Menurutnya, reses merupakan bentuk komitmen DPRD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, serta memperjuangkan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya di Desa Olung Soloi. (wan)
Editor: Logman Susilo









































