PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menilai Turnamen Futsal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito dan Gunung Mas menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan sinergi di kalangan insan pers.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito yang dibuka Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin di GOR Tana Malai Tolung Lingu (TMTL), Minggu (12/7/2026).
Menurut Rumiadi, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan memperkuat rasa kekeluargaan di antara wartawan dari berbagai daerah.
“Turnamen ini memiliki nilai positif karena mampu mempererat hubungan antarsesama wartawan. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan yang terbangun melalui olahraga diharapkan semakin memperkuat sinergi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.
Ia mengatakan, pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan DPRD dalam menyampaikan informasi yang objektif, akurat, serta berimbang kepada masyarakat. Karena itu, hubungan harmonis dan komunikasi yang baik di kalangan wartawan perlu terus dijaga.
Rumiadi juga mengapresiasi PWI Murung Raya yang kembali menggelar turnamen futsal setelah vakum selama dua tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut layak dipertahankan dan dapat dijadikan agenda rutin secara bergilir di kabupaten-kabupaten wilayah DAS Barito.
“DPRD Murung Raya mendukung kegiatan positif seperti ini. Kami berharap turnamen ini tidak hanya menghasilkan tim terbaik, tetapi juga semakin memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kolaborasi insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berkualitas,” katanya.
Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito dan Gunung Mas diikuti tim PWI dari Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Gunung Mas. Selain memperebutkan hadiah jutaan rupiah, kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan wartawan. (wan)
Editor: Sari Fatimah







































