TAMIANG LAYANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Timur memberikan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan penularan Hantavirus dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang, Rabu (10/6/2026).
Penyuluhan yang digelar di Aula Klinik Panyanware Rutan Kelas IIB Tamiang Layang itu merupakan tindak lanjut Surat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah mengenai kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus.
Kepala Pelayanan Tahanan (Ka Yantah) Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Junaidi, yang mewakili Kepala Rutan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dalam meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai pencegahan penyakit menular.
“Kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh warga binaan memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan berbagai penyakit, termasuk Hantavirus,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinkes Barito Timur menghadirkan dua narasumber, yakni Anita Santi, S.KM., M.M. dan Harni Seyla Anugerahni, S.Kep., yang memberikan edukasi mengenai Hantavirus, mulai dari cara penularan, gejala, hingga langkah-langkah pencegahan.
Keduanya menjelaskan bahwa Hantavirus dapat menular melalui paparan urine, kotoran, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting untuk menekan risiko penyebaran penyakit.
Selain membahas Hantavirus, Dinkes Barito Timur juga mengedukasi peserta mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan kamar hunian, mengelola sampah, menjaga sanitasi lingkungan, serta melakukan pengendalian tikus dan hama di sekitar area hunian.
Penyuluhan yang diikuti 38 peserta, terdiri atas warga binaan dan pegawai Rutan, berlangsung interaktif. Peserta tampak antusias mengikuti materi dan aktif dalam sesi tanya jawab.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperluas edukasi kesehatan hingga ke lingkungan pemasyarakatan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk warga binaan, dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mencegah penyebaran penyakit menular. (hms)
Editor: Logman Susilo





































