PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) yang berhasil meraih penghargaan nasional di bidang pendidikan pada ajang National Governance Awards 2026.
Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Pemprov Kalteng dalam mendorong inovasi pendidikan berbasis digital serta memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalteng. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemprov yang terus berinovasi, terutama dalam digitalisasi pendidikan dan kebijakan akses pendidikan gratis,” ujarnya, Minggu (29/4/2026).
Menurutnya, berbagai inovasi seperti pembelajaran berbasis teknologi, kelas digital, hingga sistem pembelajaran hybrid telah memberikan dampak nyata, khususnya bagi peserta didik di wilayah terpencil.
“Pemanfaatan teknologi mampu menjembatani keterbatasan akses, sehingga anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” tambahnya.
Ia juga menilai kebijakan sekolah gratis dan kuliah gratis menjadi langkah strategis dalam mendorong pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini sangat membantu masyarakat dan menjadi wujud keadilan di bidang pendidikan,” tegasnya.
DPRD Kalteng berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi prestasi simbolik, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Ke depan, inovasi ini harus terus diperkuat dan dikembangkan agar pendidikan di Kalteng semakin merata dan berdaya saing,” pungkasnya. (*)
Editor: Logman Susilo









































