Buntok – Penemuan tiga jenazah misterius di kawasan Gunung Suwalang yang sempat menggegerkan warga akhirnya terungkap secara administratif. Lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dipastikan masuk wilayah Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, bukan Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, seperti informasi awal yang beredar.
Sebelumnya, warga menemukan tiga jenazah di dalam jurang kawasan perbukitan Gunung Suwalang, tepatnya di area disposal atau penimbunan tanah salah satu lokasi pertambangan. Kondisi ketiga jenazah sudah kaku dan membengkak, sehingga diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Ketiga korban terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Salah satu korban diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pemotong kayu sekaligus sopir truk PS pengangkut kayu. Sementara dua korban lainnya disebut merupakan pasangan suami istri yang diduga berasal dari Kalimantan Selatan.
“Salah satunya paman saya, Pak. Kerjanya motong kayu dan juga sopir truk PS angkut kayu,” ungkap VN, salah satu warga kepada media ini saat penemuan awal.
Penemuan tersebut membuat warga sekitar heboh, terlebih lokasi jenazah berada di jurang kawasan tambang yang cukup jauh dari permukiman. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Kapolres Barito Selatan AKBP Jeckson R Hutapea membenarkan bahwa penanganan kasus tersebut berada di bawah kewenangan Polres Barsel karena TKP masuk wilayah hukum Kabupaten Barito Selatan.
“Benar (TKP masuk wilayah Barito Selatan). Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan jenazah sedang dibawa ke rumah sakit. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” ujar AKBP Jeckson R Hutapea melalui pesan WhatsApp, Selasa malam.
Hingga kini, penyebab pasti kematian ketiga korban masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi korban serta pendalaman apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. (man)








































