Puruk Cahu – Warga Komplek Gang Kumala, RT IV Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, kini merasakan manfaat nyata setelah pembangunan akses jalan tembus yang menghubungkan kawasan Polubasan – Ais Nasution resmi diselesaikan. Proyek pengecoran beton bertulang (K-125) yang dilaksanakan melalui DPA Perubahan TA 2025 ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses jalan yang layak.
Warga Gang Kumala, Albert, menuturkan bahwa proses mewujudkan pembangunan jalan tembus tersebut bukanlah hal yang mudah. Sejak awal, ketiadaan lahan menjadi kendala utama yang membuat pembangunan tak kunjung terlaksana. Namun perjuangan panjang itu membuahkan hasil berkat adanya seorang warga asal Muara Teweh yang dengan sukarela menghibahkan sebagian lahannya untuk kepentingan umum.
“Perjuangan ini cukup panjang. Dari tidak adanya lahan, hingga akhirnya ada warga yang ikhlas memberikan hibah sehingga jalan tembus ini bisa dibangun. Kami sangat berterima kasih karena ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Albert.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya, khususnya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, yang telah menindaklanjuti aspirasi warga dan merealisasikan pembangunan jalan tersebut.
Tidak hanya kepada pemerintah, warga juga memberikan ucapan terima kasih kepada kontraktor pelaksana, CV. Zen Mura Konstruksi, beserta seluruh pekerja lapangan yang telah bekerja optimal dan mampu menuntaskan pekerjaan bahkan lebih cepat dari masa kontrak yang ditentukan.
“Kami warga Gang Kumala sangat mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Terima kasih juga kepada pihak kontraktor dan para pekerja yang sudah bekerja keras menyelesaikan jalan ini lebih cepat dari waktu yang ditentukan,” tambahnya.
Warga berharap Pemkab Murung Raya terus meningkatkan pembangunan infrastruktur permukiman, terutama akses jalan lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas harian dan kenyamanan masyarakat. Dengan hadirnya jalan baru ini, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan kawasan permukiman semakin berkembang. (AK)









































