Puruk Cahu – Remaja dan lansia adalah dua kelompok usia yang sering menghadapi tantangan besar dalam kehidupan keluarga. Remaja berada pada fase pencarian jati diri dan rentan terhadap pengaruh negatif, sementara lansia memerlukan perhatian khusus agar tetap sehat, aktif, dan bermartabat. Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui DP3DaldukKB menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi kader Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL), Rabu (20/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung B Kantor Bupati Murung Raya ini diikuti oleh sedikitnya 60 kader dari desa dan kelurahan. Mereka adalah ujung tombak yang akan mendampingi masyarakat dalam membina keluarga, baik dalam pengasuhan remaja maupun perawatan lansia.
Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Asisten II Setda, Dr. Yulianus, menegaskan bahwa keberadaan kader BKR dan BKL sangat vital di tengah masyarakat.
“Kader bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pendamping yang mampu memberikan solusi. Melalui bimtek ini, saya harap mereka semakin siap, profesional, dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Menurut Yulianus, kualitas keluarga sangat menentukan kualitas masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader melalui bimtek menjadi langkah strategis agar pembinaan keluarga berjalan efektif.
Hal senada disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Sunaryo. Ia menilai banyak persoalan keluarga yang dapat dicegah jika pendampingan dilakukan dengan tepat.
“Bimtek ini membekali kader dengan teknik pendampingan yang efektif dan tepat sasaran. Tujuannya sederhana, agar setiap keluarga bisa hidup lebih sejahtera dan bahagia,” katanya. (AK)
Baca juga: Pemkab Murung Raya Berbagi Kasih ke Panti Asuhan dan Purnawirawan di Momen HUT ke-80 RI









































