PURUK CAHU – Kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Sungai Babuat, Desa Tumbang Bantian, Kecamatan Sungai Babuat, Kabupaten Murung Raya, menyisakan kerugian besar.
Kebakaran yang terjadi Rabu (30/9/2026) siang itu menghanguskan sejumlah fasilitas penting sekolah, mulai dari ruang guru, laboratorium, perpustakaan hingga aula. Kerugian sementara ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.
Api diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah Elifri, pegawai Korwil UPT Kecamatan Sungai Babuat, bersama sejumlah guru melihat asap dan api dari bagian kantor guru.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak sekolah, tim pemadam PT IMK, masyarakat, personel Pospol dan Koramil Sungai Babuat.
Upaya pemadaman dilakukan secara manual sembari menunggu bantuan. Sekitar pukul 13.00 WIB, tim Damkar PT IMK bersama personel Polri, TNI dan masyarakat tiba di lokasi.
Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.
Meski demikian, kobaran api telah menghanguskan sejumlah bagian sekolah. Ruang kantor atau ruang guru, laboratorium, perpustakaan dan aula menjadi bagian bangunan yang terdampak.
Tak hanya bangunan, berbagai perangkat penunjang kegiatan belajar dan administrasi sekolah juga ikut terdampak. Di antaranya delapan unit laptop rusak, 15 Chromebook, lima TV interaktif, satu perangkat Starlink, satu panel surya, satu iPad, tiga salon dan empat kipas angin.
Sejumlah dokumen sekolah juga turut terbakar.
Di tengah besarnya dampak kebakaran, sebanyak lima bangunan kelas dilaporkan tidak terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih didalami.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab sebenarnya.
Kapolsek Permata Intan IPDA Indra Pacitawan Nurcahyo, S.E., mengatakan pihaknya telah mengamankan lokasi, mendata saksi serta melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian.
“Pemeriksaan terhadap lokasi kejadian dan keterangan para saksi masih dilakukan untuk mengungkap secara pasti sumber api,” ungkap Kapolsek Permata Intan. (wan)
Editor: Logman Susilo







































