PURUK CAHU – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menegaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Menurutnya, upaya menekan risiko karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah desa, dunia usaha hingga kelompok masyarakat yang berada di kawasan rawan kebakaran.
“Sinergi menjadi kunci utama. Jika semua pihak bergerak bersama, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” ujar Rumiadi, Kamis (6/6/2026).
Ia mengatakan, koordinasi antarpihak perlu terus diperkuat, terutama selama musim kemarau. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat serta pemantauan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran.
Rumiadi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih saat kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.
“Jangan melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi kemarau membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan,” katanya.
Selain pencegahan, ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Laporan dapat disampaikan kepada pemerintah desa, BPBD, TNI-Polri atau petugas terkait.
Menurutnya, laporan secara cepat akan membantu petugas melakukan penanganan sedini mungkin sehingga api tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Rumiadi berharap kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terus ditingkatkan dengan menjaga kawasan hutan dan lahan dari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha dan masyarakat, risiko karhutla di Murung Raya diharapkan dapat ditekan. Dengan begitu, lingkungan tetap terjaga, kualitas udara tetap baik dan aktivitas masyarakat selama musim kemarau dapat berlangsung dengan aman,” tandasnya. (wan)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n









































