PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah menegaskan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Murung Raya kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, kegiatan budaya tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sarana promosi daerah melalui berbagai pertunjukan seni dan tradisi yang ditampilkan masing-masing kontingen.
“FBIM menjadi wadah yang sangat baik untuk mempromosikan budaya Murung Raya agar semakin dikenal, sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap warisan budaya daerah,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Dina menambahkan, DPRD Murung Raya mendukung penuh upaya pelestarian budaya daerah serta pengembangan seni tradisional agar tetap dikenal masyarakat luas dan diwariskan kepada generasi muda.
Diketahui, Kabupaten Murung Raya mengirimkan sebanyak 225 peserta dalam ajang FBIM 2026. Mereka terdiri dari seniman, atlet olahraga tradisional, pelatih hingga pendamping kontingen.
Pembukaan FBIM 2026 dilakukan langsung oleh Agustiar Sabran yang ditandai dengan pemukulan Katambung di kawasan Bundaran Besar depan Istana Isen Mulang, Palangka Raya.
Usai pembukaan simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan Karnaval Budaya yang berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat yang memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. (wan)
Editor: Sari Fatimah






































