MUARA TEWEH – Digitalisasi koperasi tidak hanya berdampak pada sistem administrasi, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk lokal.
Menurut anggota DPRD Barito Utara, Suparjan Efendi, dengan dukungan teknologi, koperasi desa dapat mengakses pasar yang lebih besar melalui platform digital, sehingga produk-produk unggulan daerah memiliki daya saing yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, penerapan sistem digital dinilai mampu meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan koperasi.
“Anggota dapat memantau aktivitas dan laporan keuangan secara lebih terbuka, sehingga kepercayaan terhadap koperasi semakin meningkat,” ujarnya, Senin (27/04/2026).
Politisi PDIP ini juga menekankan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung transformasi ini. Menurutnya, pengurus dan pengawas koperasi perlu terus diberikan pelatihan dan pendampingan agar mampu mengoperasikan sistem digital secara optimal.
“Digitalisasi harus diiringi dengan peningkatan kemampuan SDM. Tanpa itu, pemanfaatan teknologi tidak akan berjalan maksimal,” imbuhnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat terus memperkuat program pendampingan, sehingga koperasi desa tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mandiri dan profesional.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, digitalisasi koperasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (wan)
Editor: Sari Fatimah









































