PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi desa sebagai fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah.
Ia menilai pemerintah daerah harus terus memberikan perhatian serius terhadap pengembangan ekonomi berbasis desa, terutama melalui optimalisasi potensi lokal.
“Pemerintah daerah harus fokus memperkuat ekonomi desa, salah satunya dengan mengembangkan usaha lokal berbasis potensi kreatif serta memberikan dukungan permodalan yang berkelanjutan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Menurut Junaidi, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada tingkat kemandirian ekonomi masyarakat di desa. Oleh sebab itu, potensi yang ada perlu digarap secara maksimal agar mampu memberikan nilai tambah.
Ia menyebut, berbagai produk desa memiliki peluang besar untuk berkembang, mulai dari sektor pertanian, kerajinan tangan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal.
“Produk desa kita sangat potensial, bahkan berpeluang menembus pasar nasional hingga internasional. Ini harus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” tegasnya.
Junaidi menilai Kalimantan Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang melimpah. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan pengelolaan yang lebih serius, baik dari segi kualitas produk, kemasan, maupun strategi pemasaran.
“Kalau dikelola dengan baik, produk lokal bisa menjadi unggulan. Contohnya anyaman rotan dari Desa Kahayan Kuala dan kopi robusta dari Kecamatan Bukit Santuai yang kini mulai dikenal luas,” pungkasnya. (*)
Editor: Logman Susilo









































