Tamiang Layang – Seorang pelajar di Kabupaten Barito Timur menjadi korban pengancaman dengan senjata tajam oleh seorang pemuda.
Peristiwa ini terjadi di sebuah warung milik warga di Desa Pangkan, Kecamatan Paku, sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (16/5/2025).
Korban diketahui bernama Dandianto (17), seorang pelajar, yang saat itu sedang bersantai dan bermain internet di warung.
Tiba-tiba, pelaku berinisial TM (26) datang menghampiri korban. Setelah sempat pergi, pelaku kembali lagi ke warung dengan membawa senjata tajam jenis parang.
Tanpa alasan yang jelas, pelaku langsung menebaskan parang ke arah meja tempat korban duduk.
Beruntung, tebasan tersebut tidak mengenai korban. Namun, aksi pelaku sempat membuat korban ketakutan dan langsung melarikan diri menuju arah SD Desa Pangkan.
Pelaku bahkan sempat mengejar korban sejauh kurang lebih 10 meter sebelum akhirnya menghentikan aksinya.
Peristiwa tersebut disaksikan oleh pemilik warung, serta seorang anggota Polri, yang berada di lokasi terpisah.
Aksinya juga terekam CCTV yang juga telah diamankan sebagai barang bukti polisi.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, melalui Kasat Reskrim AKP Adhy Heriyanto membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyampaikan, bahwa pelaku telah diamankan dan kini tengah menjalani proses pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah.
“Kami juga telah mengamankan barang bukti, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi untuk proses lebih lanjut,” ujar AKP Adhy.
AKP Adhy menegaskan, pelaku disangkakan melanggar Pasal 335 Ayat 1 KUHP tentang pengancaman dan/atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera melakukan gelar perkara, menetapkan status tersangka, dan melengkapi administrasi penyidikan sesuai prosedur hukum.
“Kasus ini menjadi perhatian serius kami demi menjaga rasa aman dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.(LG/AK)
Baca juga: Karyawan Perkebunan Sawit Terancam Penganiayaan oleh Rekan Kerja
Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Produksi Perdana Lapangan Minyak Forel dan Terubuk di Natuna






































