Tamiang Layang – Suara komando menggema, formasi barisan rapat, dan deru water cannon menghentak halaman Kantor Satlantas Polres Bartim pagi ini.
Polres Barito Timur (Bartim), tancap gas memanaskan kesiapsiagaan jelang Hari Buruh Internasional alias May Day.
Dipimpin langsung Wakapolres KOMPOL Alexander Ferdianta Sitepu, S.H., latihan penanganan unjuk rasa ini bukan sekadar simulasi biasa.
Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kekuatan dan kesiapan personel dalam menghadapi situasi apapun, dari damai sampai skenario terburuk.
“Kita siap hadapi segala kemungkinan. Profesional, taktis, dan tetap humanis,” tegas Kompol Alexander.
Semua elemen dikerahkan, Pejabat Utama Polres, para perwira, Kapolsek jajaran, hingga personel gabungan.
Mereka tampil kompak membentuk barisan dalmas awal, dalmas lanjut, hingga skenario bentrokan yang mengharuskan penggunaan water cannon.
Gerakan teratur, respons cepat, dan komando yang solid membuat suasana latihan bak medan operasi sungguhan.
Simulasi yang dilakukan meliputi formasi pengamanan unjuk rasa damai hingga penanganan situasi yang berpotensi anarkis. (LG/AK)
Baca juga: Mahasiswa Barito Timur di Kalsel Rancang Struktur Organisasi Daerah
Baca juga: Pasangan Pengedar Sabu Ditangkap Polisi Ketika Hendak Transaksi









































