TAMIANG LAYANG – Jajaran Polsek Dusun Timur Polres Barito Timur bersama petani binaan Polri melaksanakan penanaman jagung kuartal II di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2026.
Penanaman dilakukan secara gotong royong di lahan milik warga binaan Polri, Ebiyana, dengan luas sekitar dua hektare. Personel kepolisian bersama masyarakat menanam bibit jagung pakan sebagai upaya mendukung peningkatan produksi sektor pertanian.
Pada kegiatan tersebut diperkirakan sebanyak 15 bungkus bibit jagung pakan kemasan satu kilogram ditanam di lahan pertanian milik warga. Selain membantu proses penanaman, Polri juga menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada petani binaan.
Bantuan yang diberikan berupa 11 bungkus benih jagung hibrida merek Titan 19 dan tujuh botol obat pembasmi gulma kemasan satu liter sebagai bentuk dukungan bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, melalui Kapolsek Dusun Timur IPDA Sulkhan Sururi, mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi bersama masyarakat untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan tahun 2026. Kami berharap bantuan bibit dan sarana pertanian yang diberikan dapat membantu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polri akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk melalui pembinaan kepada petani di wilayah hukum Polsek Dusun Timur.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar program dapat berjalan optimal.
Kegiatan penanaman jagung berlangsung dengan suasana kebersamaan dan semangat gotong royong antara personel kepolisian dan masyarakat. (hms)
Editor: Sari Fatimah







































