BUNTOK – Satreskrim Polres Barito Selatan mengungkap dugaan penyalahgunaan dan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di wilayah hukum setempat.
Seorang pria berinisial M alias Maulidi, warga Desa Bararawa, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, diamankan polisi saat membawa ratusan liter BBM subsidi menggunakan mobil pikap.
Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R Hutapea mengatakan pengungkapan kasus tersebut dilakukan Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 16.20 WIB di Jalan Negara Buntok–Ampah Km 18, Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Menurutnya, pengungkapan berawal dari banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di Buntok yang diduga dipicu aktivitas pelangsiran BBM subsidi ke luar daerah.
“Saat patroli, anggota Unit Tipidter dan Unit Opsnal Satreskrim mencurigai sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max warna hitam yang melaju menuju arah Ampah,” kata Jecson, Senin (11/5/2026).
Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 12 jerigen ukuran 35 liter berisi BBM jenis Pertalite dengan total sekitar 400 liter di dalam kendaraan tersebut.
Hasil pemeriksaan sementara, BBM subsidi itu diduga dibeli dari sejumlah SPBU di Kota Buntok untuk kemudian dijual kembali kepada masyarakat di wilayah Desa Bararawa, Kabupaten Barito Timur.
“Pengemudi tidak dapat menunjukkan izin resmi terkait pengangkutan maupun niaga BBM subsidi,” ungkapnya.
Selain mengamankan tersangka, polisi turut menyita satu unit mobil pikap Daihatsu Grand Max warna hitam bernomor polisi KH 8039 KC, STNK kendaraan, 12 jerigen berisi Pertalite, serta satu kartu QR Code BBM subsidi dari Pertamina.
Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Polres Barito Selatan guna proses penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Cipta Kerja dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena stok BBM di wilayah Barito Selatan dipastikan masih aman dan mencukupi.
“Masyarakat juga diharapkan segera melapor apabila mengetahui adanya praktik penyalahgunaan, pengangkutan ilegal, maupun penimbunan BBM subsidi,” pesan Kapolres AKBP Jecson. (lla)
Editor: Logman Susilo








































