PURUK CAHU – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Olivia Wiswanti, mengajak masyarakat tetap menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman serta modernisasi yang semakin pesat.
Menurut Olivia, kemajuan daerah tidak seharusnya membuat masyarakat meninggalkan budaya dan identitas yang telah diwariskan secara turun-temurun. Sebaliknya, perkembangan teknologi dan zaman dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Murung Raya secara lebih luas.
“Kita boleh mengikuti perkembangan zaman dan modernisasi, tetapi jangan sampai melupakan budaya serta identitas daerah sendiri. Budaya lokal harus tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujar Olivia, Selasa (11/8/2026).
Ia menilai berbagai kegiatan budaya, seperti karnaval dan pertunjukan seni, menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan adat dan tradisi daerah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga dinilai penting sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda.
Olivia mengatakan generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan keberlangsungan budaya daerah. Karena itu, mereka perlu diberikan kesempatan untuk mengenal, mempelajari sekaligus terlibat langsung dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.
“Kalau generasi mudanya mengenal dan mencintai budaya sendiri, saya yakin warisan leluhur kita akan tetap terjaga. Ini yang harus kita tanamkan sejak sekarang,” katanya.
Srikandi DPRD Murung Raya tersebut juga melihat budaya lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bagian dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, kesenian, pakaian adat, kuliner, kerajinan hingga berbagai tradisi masyarakat dapat menjadi daya tarik untuk memperkenalkan Murung Raya kepada masyarakat luar.
Selain memperkuat identitas daerah, pengembangan potensi budaya juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Budaya tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik. Karena itu, pelestarian dan pengembangan budaya harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Olivia berharap pemerintah daerah terus memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku seni untuk mengembangkan berbagai kegiatan budaya. Dukungan tersebut juga perlu dibarengi dengan keterlibatan sekolah, komunitas, generasi muda dan masyarakat secara luas.
Ia menegaskan, pelestarian budaya membutuhkan proses yang berkelanjutan agar adat, seni dan tradisi Murung Raya tetap dikenal oleh generasi mendatang.
“Modernisasi boleh berkembang, tetapi karakter dan identitas daerah jangan sampai hilang. Kita ingin Murung Raya maju tanpa kehilangan akar budaya yang menjadi jati diri masyarakat,” pungkasnya. (wan)
Editor: Logman Susilo
Ikuti saluran ayokalteng di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VbC1QZ4KGGGAxXIeWX2n









































