Deprecated: str_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/ayokalte/public_html/wp-content/plugins/jnews-social-share/class.jnews-initial-counter.php on line 40
Deprecated: str_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/ayokalte/public_html/wp-content/plugins/jnews-social-share/class.jnews-initial-counter.php on line 40
Deprecated: str_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/ayokalte/public_html/wp-content/plugins/jnews-social-share/class.jnews-initial-counter.php on line 40
MUARA TEWEH – Keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih menjadi perhatian Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. Ia meminta jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan pelayanan, sekaligus menyiapkan langkah perbaikan yang akan menjadi dasar penyusunan program dan anggaran tahun 2027.
Arahan tersebut disampaikan Shalahuddin saat memberikan pengarahan kepada jajaran PDAM, Rabu (21/10/2026). Ia bahkan meminta direktur bersama jajaran teknis menyampaikan hasil evaluasi dan rencana tindak lanjut dalam waktu tiga hingga empat hari.
Menurut Shalahuddin, evaluasi tidak boleh sekadar menjadi formalitas. Setiap kekurangan, baik dalam manajemen maupun teknis pelayanan, harus diidentifikasi agar permasalahan yang selama ini dikeluhkan masyarakat bisa segera ditangani.
“ Saya tidak ingin kesalahan yang sama terulang. Apa yang menjadi kekurangan hari ini harus kita evaluasi dan perbaiki. Kita masih punya waktu untuk menyiapkan perencanaan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia meminta PDAM menelaah capaian kinerja, kelemahan manajemen, serta kendala teknis yang menghambat kelancaran distribusi air bersih. Hasil evaluasi tersebut harus menjadi dasar menentukan prioritas pembenahan dan kebutuhan anggaran tahun berikutnya.
Shalahuddin juga menyoroti pentingnya peningkatan disiplin dan tanggung jawab seluruh pegawai. Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat harus ditopang sumber daya manusia yang profesional, mulai dari ketepatan waktu, kerapian berpakaian, hingga pemanfaatan jam kerja secara optimal.
“Tanpa disiplin, saya yakin apa yang ingin kita capai tidak akan berhasil. Karena itu, mari kita bekerja keras, bekerja cerdas, dan memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan kita,” tegasnya.
Terkait persoalan distribusi air, Bupati meminta PDAM segera mengidentifikasi penyebab gangguan dan menyusun solusi berdasarkan hasil evaluasi teknis. Pembenahan dapat mencakup perbaikan instalasi, penambahan fasilitas pendukung, hingga optimalisasi sumber air baku sesuai kebutuhan.
Ia menegaskan, percepatan perbaikan harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan, keamanan, dan ketepatan hasil. Setiap program yang direncanakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administratif.
“Kita ingin SDM kita hebat dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Tidak ada alasan kita tidak bisa maju seperti daerah lain. Anggaran yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Iya Mulik Bengkang Turan itu berharap PDAM mampu menyusun program pembenahan yang terukur, meningkatkan keandalan distribusi air bersih, serta memperbaiki kualitas pelayanan.
Hasil evaluasi dalam waktu dekat itu diharapkan menjadi pijakan bagi PDAM untuk menentukan langkah kedepan, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Barito Utara dapat dilayani dengan lebih baik pada 2027. (*)
Editor: Logman Susilo








































