TAMIANG LAYANG – Kejaksaan Negeri Barito Timur menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM), Rabu (7/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Barito Timur tersebut digelar untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam melakukan deteksi dini, pengawasan, serta penanganan terhadap dinamika aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di wilayah Barito Timur.
Kegiatan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur Abdul Halim, S.H., M.H., selaku Ketua Tim PAKEM Kabupaten Barito Timur. Hadir pula Kepala Seksi Intelijen Kejari Barito Timur Sodiq Suksmana Hadi, S.H., bersama jajaran.
Rapat turut diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, perwakilan Polres Barito Timur, Kodim 1012 Buntok, Dinas Pendidikan Barito Timur, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Barito Timur serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Abdul Halim menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari fungsi koordinatif Kejaksaan dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di tengah masyarakat.
Dalam rapat, masing-masing instansi anggota Tim PAKEM memaparkan kondisi terkini terkait dinamika keagamaan dan aliran kepercayaan di Barito Timur, termasuk hasil pemantauan di lapangan.
Hasil pemantauan tersebut kemudian dibahas bersama melalui diskusi lintas sektor untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam menjaga kondusivitas daerah.
Para peserta juga sepakat meningkatkan koordinasi, pemantauan secara berkelanjutan serta mengedepankan pendekatan edukatif kepada masyarakat.
Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga toleransi, kerukunan serta sikap saling menghormati antarumat beragama maupun penganut kepercayaan.
Rapat ditutup dengan penegasan komitmen bersama seluruh anggota Tim PAKEM untuk terus berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kejari Barito Timur berharap koordinasi tersebut dapat membuat pengawasan berjalan efektif sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mewujudkan masyarakat Barito Timur yang harmonis, toleran dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. (*)
Editor: Sari Fatimah









































