MUARA TEWEH – Sebanyak 216 peserta dari 12 pangkalan mengikuti Lomba Tingkat III (LT-III) Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 16–19 Oktober 2026 ini menjadi ajang bagi Pramuka Penggalang untuk mengasah keterampilan, membangun kemandirian, sekaligus menempa jiwa kepemimpinan.
Kegiatan tersebut resmi dibuka Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Jumat (16/10/2026).
Dalam sambutannya, Maya menegaskan bahwa LT-III bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta memperkuat persaudaraan dengan sesama anggota Pramuka.
“Jadikan LT-III ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempererat persaudaraan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana adik-adik mampu menunjukkan sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Maya juga mengingatkan panitia dan pembina pendamping agar mengutamakan keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, proses penilaian harus dilakukan secara objektif, adil, dan transparan agar kompetisi berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Ketua Panitia LT-III Tahun 2026, Rizky Alam, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti 96 Pramuka Penggalang putra dan 96 putri, serta didampingi 24 pembina. Total peserta dan pendamping mencapai 216 orang yang berasal dari 12 pangkalan.
Menurut Rizky, LT-III menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi untuk mengembangkan potensi diri Pramuka Penggalang. Melalui berbagai tantangan yang diberikan, peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi lomba mencakup pengamalan kode kehormatan Pramuka, keterampilan kepramukaan dan bela negara, serta keterampilan hidup dan manajerial. Sejumlah lokasi yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan antara lain Rumah Betang, Kompi, halaman Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), dan Sanggar Pramuka.
Pembukaan LT-III juga dirangkai dengan penyematan tanda peserta, penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait Satuan Karya Pramuka Adhyasta Pemilu bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara, serta pelantikan Pengurus Kwartir Ranting Teweh Tengah masa bakti 2026–2031.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, perwakilan Bawaslu, jajaran pengurus Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, pembina pendamping, serta undangan lainnya.
Melalui LT-III ini, Gerakan Pramuka Barito Utara diharapkan terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat persaudaraan. (wan)
Editor: Logman Susilo









































